Tampilkan postingan dengan label #Available. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Available. Tampilkan semua postingan

Mangkok Cantik

Beautiful Bowl

Bentuk yang jarang ditemui.
Rare shape to find.

Diameter: 13.5 Cm

Umur: tidak diketahui
Age: Unknown

 
 




Koin 20 Cent Malay 1948

Koin 20 Cent Malay 1948



Jumlah: 1pc


Tersedia Koin2 Antik lainnya.
Zaman Belanda (mulai tahun 1800 an), Jepang, Indonesia.
Dari negara2: Inggris, Amerika, Malaysia, Philipina, Brazil, dll.

Buah Wijaya Kusuma Sangat Langka

Buah Wijaya Kusuma Sangat Langka
Very Rare Fruit of Wijaya Kusuma










Hanya Ada 2 buah.
There are only 2 pcs.
Kondisi saat ini sudah dikeringkan
secara alami (penjemuran di bawah matahari)
Now they have been dried (under sun light) 

Sangat sulit mendapatkan buah Wijaya Kusuma.
Bahkan Ahli Botani pun belum bisa menghasilkan buah dari pohon Wijaya Kusuma.
 Hard to get the fruit of Wijaya Kusuma tree.
Even botanists can not do anything to gain fruits from the tree.

Koin Kuno Aceh

Koin Kuno Aceh
Ancient Coin from Aceh





Asal: Aceh, Indonesia
Bahan Timah
Perkiraan umur 700-800 tahun.
Dari masa Kerajaan Islam Pertama di Indonesia.

Origin: Aceh, Indonesia
Tin/ Lead
Age: around 700-800 years.
Early Moslem Kingdom in Indonesia

Diameter: 50mm
Tebal/ Thickness: 6mm



Tersedia Koin2 Antik lainnya.
Zaman Belanda (mulai tahun 1800 an), Jepang, Indonesia.
Dari negara2: Inggris, Amerika, Malaysia, Philipina, Brazil, dll.

 

Patung Kilin Hijau

Patung Kilin Hijau

Green QiLin Statue

With Very Smooth Crack Lines All Over the Body (Signs of Very Old Ages of Ceramic???).
Dengan Garis2 Seperti Retakan Yang Sangat Halus Di Seluruh Tubuh (Retak Seribu??? Tanda2 Usia Tua dari Keramik???)

Antik, Langka, Indah, Detail
Antique, Rare, Beautiful, Detail  

PXLXT/ LengthXWidthXDepth: 53X30X41Cm



Warna Kie Lin biasa diambil dari salah satu warna lima unsur yang ada di bumi, Bisa hijau yang merupakan unsur langit atau organ paru-paru dalam tubuh manusia. Bisa juga warna biru (air/tenggorokan), merah (bumi/dubur), kuning (alam/jantung) dan oranye(gunung/perut).
The color of Qi Lin can be one of the five colors that represent the five elements on earth.  It can be green that represents the element of heaven or lungs in human body.  It can also be blue (water/ throat), red (land/anus), yellow (nature/heart) and orange (mountain/stomach).


Di jaman Dinasty Ming (1368-1644Masehi), Macan Kilin menjadi hadiah yang sangat populer saat mengunjungi sanak keluarga yang melahirkan anak laki-laki. Makna tersirat yang terkandung adalah doa agar anak tersebut menjadi orang yang besar dan hebat.
In Ming Dynasty period (1368-1644), Qi Lin sculpture was a popular gift for families who just had a baby boy.  It represented a hope that the baby boy would become a great man.


Bersama Kilin Kecil
With Small QiLin






 

 

Macan Kilin – Kie Lin (Hokkian), Chi Lin (Mandarin)


Bila anda jeli, maka anda akan melihat dan memperhatikan arca macan kilin di hampir semua klenteng dan bila yang belum pernah mampir ke klenteng sebelumnya, anda pasti yang warga Surabaya minimal pernah melihat arca ini didepan gerbang Kya-Kya Kembang Jepun.

Arcanya berwujud sepasang Macan Kie Lin. Salah satunya menggendong Kie Lin kecil. dan biasanya diletakkan di depan pintu utama atau gerbang utama.

Dalam legenda Cina dikenal ada binatang yang menjadi tunggangan para dewa. Binatang yang mendapat kepercayaan untuk mengantar para dewa ke mana pun mereka pergi itu bernama Kie Lin. Kie Lin ini merupakan binatang yang mewakili 18 binatang yang ada di dunia.

Selain patung batu Kie Lin terletak di depan pintu masuk sebuah klenteng atau beberapa gerbang, patung Kie Lin juga bisa didapati di dalam klenteng. Seperti yang diduduki Ji Lay Nan U Fuk.

Sebagai binatang dewa, Kie Lin sendiri bentuknya sepintas mirip singa. Tetapi, bila dilihat secara agak mendetail maka terlihat kalau sebagian tubuh Kie Lin ini mewakili ke-18 binatang yang ada di bumi.

Seperti badannya yang merupakan badan kuda tetapi memiliki sisik ular dan sisik ikan. Buntutnya pun dari kura-kura. Keempat kakinya juga berbeda semuanya. Ada yang berupa kaki burung hong (rajawali), kaki macan, kaki kerbau, dan kaki menjangan.
Kedua matanya yakni mata kepiting, dengan telinga mewakili telinga kelinci serta bertaring macan. Sedangkan jenggot dan mulutnya merupakan mulut singa serta pipinya pipi naga.

Kie Lin ini juga memiliki tanduk bercabang dua yang merupakan tanduk rusa.
Warna Kie Lin biasa diambil dari salah satu warna lima unsur yang ada di bumi, Bisa hijau yang merupakan unsur langit atau organ paru-paru dalam tubuh manusia. Bisa juga warna biru (air/tenggorokan), merah (bumi/dubur), kuning (alam/jantung) dan oranye(gunung/perut).

Di jaman Dinasty Ming, Macan Kilin menjadi hadiah yang sangat populer saat mengunjungi sanak keluarga yang melahirkan anak laki-laki. Makna tersirat yang terkandung adalah doa agar anak tersebut menjadi orang yang besar dan hebat.

Sumber Tulisan :
1. Koran Kompas, 31 Januari 2003.
2. Berdasarkan penuturan dan Wawancara dengan Krisna Warih, ahli feng shui dan ngoheng peji.
3. http://www.chi-linasianarts.com/home.html

Piring Kuningan Antik Dari Padang

Antique Brass Plate from Padang
West Sumatera, Indonesia

 Piring Antik berbahan kuningan ini saya beli dari seorang guru spiritual di Padang.
Awalnya piring ini "berisi" khodam untuk penjagaan rumah dari perampokan dan kebakaran.
Hanya karena saya tidak mau membeli "isinya", maka "isinya" dipindahkan oleh Penjual.
Jadi saat itu saya membeli Piring dan Keantikannya saja.

Usia piring tidak diketahui pasti.
Sebagai informasi:
Sebelum saya bersihkan pakai brasso, permukaan piring sudah sangat hitam sampai gambar tidak terlihat.
Ada karat2 agak dalam (memakan material piring)
Agan-agan mungkin lebih tahu cara memperkirakan umur piring kuningan ini.

Gambar Ayam Menggigit Padi


Ada Tulisan "RP" di dekat kaki ayam

 
 Bagian Bawah Piring

 Diameter Piring

 Diameter Bawah Piring

Tinggi Piring


Bahan kuningan lumayan tebal dan keras.
Salah 1 Warisan Budaya dari Padang.